devanalferi's Weblog

The Suggestive Five Minutes, Its Implementation, and Kanban

Posted in Uncategorized by devanalferi on March 7, 2010

Apa teman teman pernah mendengar bahwa ketika kita sedang malas melakukan sesuatu, coba lakukan dulu kegiatan tersebut selama “5 menit”. Yakinkan diri kita “ayoo..Cuma 5 menit kooo..” Niscaya kita akan melakukannya, karena telah tersugesti “hanya 5 menit”. Namun, biasanya setelah 5 menit itu terlampaui kita akan keterusan dengan pekerjaan kita itu.

and

Trust me, it works..

Hehe..

Bagi saya, banyak “5 menit – 5 menit” lainnya. “5 menit” intinya merupakan kegiatan sugestif pada pikiran kita agar semangat untuk melakukan kegiatan yang sesungguhnya. Sebagai contoh, hal yang saya lakukan untuk menghadapi 1 semester (6 bulan) ke depan adalah dengan memperbaharui binder saya dan dipasangi tulisan: “BIG PROJECT : UJIAN APOTEKER 2010”, tulisan mata kuliah – mata kuliah yang akan saya hadapi, dan tentunya tulisan “Devandra Alferi, 907 09 022”.

Dengan memperbaharui binder, saya harap saya akan merasa terpacu untuk melakukan kegiatan selama 6 bulan ke depan..dengan agenda utama itu tadi  Ujian Apoteker..Ujian farmasi tergila satu Indonesia katanya. *Hadapi semua dengan senyuman..senyuman pait tapi ya?. Hihi..

Selain itu, karena dalam KP kemarin saya diamanahi tugas yang nonfarmasi, yaitu Lean Manufacturing, saya coba menerapkan kecil – kecilan di binder yang telah diperbaharui itu: sistem Kanban. Kanban secara harfiah merupakan “sinyal”. Dalam penerapannya di lean manufacturing, Kanban berperan sebagai sinyal bagi seseorang / bagi sebuah sistem untuk menambah stok atau mengisi kekosongan yang ada. Sebagai contoh sederhana – dan lean terinspirasi dari hal ini – adalah sistem stok di lemari supermarket. Saat mencapai suatu titik tertentu, karyawan supermarket akan mengisi kembali stok sebuah barang sampai penuh kembali.

Lantas bagaimana penerapannya dalam binder saya? Saya menerapkannya pada pemakaian kertas binder. Di suatu kertas binder urutan kesekian (mendekati habis), saya memberi tanda pada kertas tersebut berupa kertas tempel berwarna pink. Jadi, saat saya melihat bahwa kertas pink ini sudah terlihat, berarti sudah saatnya saya menambah stok kertas binder di dalam binder saya. Sehingga, tidak akan pernah ada kekurangan dalam binder saya tersebut. Tidak perlu lagi minta – minta ke teman, tidak perlu lagi ketinggalan ilmu dosen yang berharga. Sederhana, tapi saya merasa sedikit bangga bisa mendapatkan ilmu yang begitu berharga dari tempat KP…

Anyway, saya memang tertarik pada manajemen, marketing, dan entepreneurship..😀 Dan semoga “5 menit” yang saya lakukan dapat menjadi pemacu dan pemicu kegiatan saya selama 6 bulan ke depan.

Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: