devanalferi's Weblog

Basis Kepentingan

Posted in Uncategorized by devanalferi on August 30, 2009

Dulu, saya berpikir bahwa ada hal2 yang tidak perlu berbasis “kepentingan”. Umm..contohnya, adalah pertemanan, atau bahkan sebuah hubungan. Akan tetapi setelah saya lihat, sesungguhnya semakin dewasa seseorang, semakin dia sadar bahwa basis “kepentingan” itu niscaya dan ada. Sepertinya di dunia ini sudah tiada lagi yang namanya: mencintai tanpa syarat. Kalau ada, saya tepuk tangan bener2 dah! serius ini mah.

Sadari, terkadang kita berteman karena kita takut sendirian. Kita berpacaran, karena takut dibilang jomblo dan ga laku. Kita buka puasa bareng teman2 karena ingin jaga hubungan, daripada hidup sendirian? semuanya berbasis kepentingan. Bahkan kita sering bertindak: ngapain kenal dengan orang lain yang tidak memberi manfaat apapun pada kita?

Haha..
Masih berkaitan dengan hal di atas–saya jadi ingat cerita2 di sinetron bahwa bisa saja kita mencintai pasangan kita tanpa syarat. Walau si “doi” itu A, B, C atau D…tapi tetap saja dicintai dan saling berusaha untuk mengubah keburukan satu sama lain. Beuh, di dunia nyata..ga ada..Sering mendengar cerita teman2..putus ama si A lah, putus ama yang C lah..karena si A itu lalalala..karena si C itu bla bla bla…Semuanya beranjak dari kebutuhan..Kebutuhan akan pasangan..Kebutuhan = basis kepentingan.

Kalau boleh saya bilang: semua yang ada di dunia ini sebetulnya SEMU..yang benar2 sejati dan tanpa syarat adalah cinta Sang Khalik pada hambaNya..hamba bebas memilih sendiri jalan hidupnya..Sang Khalik akan terus memperhatikannya…

Selamat malam…

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Nadia said, on September 8, 2009 at 11:05 pm

    Betul van.. gak ada itu yang namanya dunia melodrama “cinta tanpa syarat, cinta tulus tanpa balasan”.. man, timbal balik itu harus ada.. qt melakukan sesuatu kan bukan tanpa tujuan untuk mendapatkan atau menerima sesuatu.. dan betul, maka dari itu tujuan itu ada karena ada kepentingan.. well, kecuali perlakuan ortu ke anak memang tulus yah, tapi selain itu? I don’t think so.. hidup ini relaistis aja lah, hahaha.. we give and take.. that’s how life works..

  2. devanalferi said, on September 13, 2009 at 12:45 pm

    @nad: SETUJU, gan!😀..realistis..that’s the most significant and worth way to face this rotten world! hhaha

  3. ikhwan said, on September 26, 2009 at 8:20 pm

    klo manusia kan basis kepentingannya (seharusnya) adalah mencari pahala, bukan begitu saudara devan?

  4. devanalferi said, on October 2, 2009 at 6:41 pm

    @ikhwan: mencari pahala ya..that’s still makes us egois person, don’t you think? ingin masuk surga dan mencari ridho Nya. eh lim, kalo surga dan neraka tak pernah ada..masihkah kita mencari pahala? hehe..pertanyaan klasik yang masih patut dijawab.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: