devanalferi's Weblog

Caleg dan Partai

Posted in Uncategorized by devanalferi on April 4, 2009

Iklan partai sangat beraneka ragam saat ini. Iklan partai yang paling

mengena di hati saya adalah Partai Gerindra. dia berkata tentang

angka2..karena saya insan ilmiah, saya suka angka-angka itu. Walaupun

sebenarnya saya sendiri apakah angka itu benar adanya atau tidak. Karena

dikatakan bahwa sekian triliun untuk pengurangan pajak orang kaya dan

sekian triliun untuk pensiunan apa lah. Padahal Prabowo sendiri adalah

orang kaya yang juga mungkin ikut dalam angka itu. Dia sedang mengkritik

dirinya sendiri demi kampanye ini. hehehe…Baguslah. Mau mengkritik diri

sendiri.

Iklan partai lainnya banyak yang aneh juga. PDIP dengan juru bicara

Megawati mengatakan bahwa dia menghujat pemerintah karena memberi

BLT yang hanya mempermalukan harga diri bangsa Indonesia saja. Akan

tetapi sekarang dalam iklannya PDIP, ternyata PDIP mengatakan bahwa

kader-kader partai PDIP mengawal BLT agar sampai pada tangan yang

membutuhkan. Ha? Integritasnya mana?

Lalu, imel partai PAN yang semakin mengukuhkan diri mereka bahwa

mereka adalah Partai ARTIS Nasional

Beberapa kampanye dengan panggung rubuh dan kampanye PKS yang

dimasuki orang gila berkerudung dan memakai baju PKS. Hahahaha…udah

bingung demokrasi bangsa ini. Demokrasi di negara demokrasi terbesar aja

(baca: USA) kaga kayak di Indonesia. Indonesia blur demokrasinya.

Demokrasi macam apa ini dimana rakyat memilih calegnya dengan

dorongan emosional atau dengan alasan karena kenal atau dengan alasan

dia adalah artis. Di negara demokrasi terbesar saja capres cuma dari 2

partai. Ga dari berbagai macam partai kayak di Indonesia.

Ah, udahlah tambah pusing awak melihat Irwansyah dengan senyum 3

jarinya menghiasi lembar pemilih dan bertuliskan: CALEG DPR-RI Partai

PIS. Sutiyoso Sutiyoso…ngurus Jakarta emang bener ya? Atau saya ga tau

prestasinya karena saya orang Bandung?
Untung dan alhamdulillah sekarang kebebasan berpendapat dibuka seluas-

luasnya dan untung saya masih ada di luar sistem untuk

mengamati….andaikata MUI ga bilang golput haram, saya pasti golput..tapi

saya sudah tau di pojok mana dari kertas suara partai yang “lumayan”

diantara artai-partai lain yang ga jelas. *sebenarnya sih pengen partai yang

bisa memperjuangkan farmasis Indonesia lebih dilirik. Hehehe…

Apakah kita sudah cerdas? apakah salah juga ketika Megawati bilang

“nyoblos aja” jangan “nyontreng”. Menurut kalian? salah ga? Kalau masih ga

tau juga, buka internet jangan baca jurnal dan facebooking

saja..hehehe…..cari tentang cara memilih yang benar

Karena kita Keluarga, Keluarga Mahasiswa ITB, keluarga insan cendekia

bangsa, dan keluarga bangsa Indonesia.

Kalau bisa satu, kenapa harus dua atau tiga…
Be the first, be the best, and be different.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: