Teori Mudik Versi Devan
ni adalah ketiga kalinya dlam minggu ini sy bolak balik cipularang. Ada beberapa keperluan..dan latihan jd org marketing lah ya..hehe..untuk yg ketiga kalinya ini, saya sendirian.
I hate to be alone.
Sprtnya ketunggalan status saya sebagai anak, menjadikan saya tidak suka ketika saya harus sendirian. Saya senang saat teman2 terdekat dan/atau Liza berada d dekat saya. Pantas saja, nenek…yg sudah bbrp tahun lalu sndirian selalu menangis. Mungkin merasa kesepian..
Pernah liat adzan di salah satu stasiun swasta? Di sana diperlihatkan seorang kakek yg sndirian…sudah tua, istri sudah meninggal dan pada saat Iedul Fitri, anak dan keluarganya datang! Dia merasa bahagia…
Yap,mungkin itu jg inti dari mudik. Yg bagi sebgian orang: “idih,cuma negara kita yg spertinya ada budaya mudik..negara lain ga ada”
Itu menariknya silaturahmi negara ini…drpada spt film2 barat yang kadang baru puluhan tahun kemudian bertemu org tuanya..
Selamat mudik dan silaturahmi teman – teman!
*ditulis di atas bus Primajasa yang sedang meluncur di tol Cipularang
Liza…?
cie, cie.. hihihi…